Minggu, 04 Oktober 2020

Yuk Mengenal Diri dan Mencintainya!


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

HALO SEMUANYAA! Gimana kabarnya hari ini nih ? ku harap teman-teman semua selalu diberi kesehatan dan keceriaan oleh-Nya yaah. Cie yang udah pada menuju ke usia dewasa nih, hehe. Tentunya di rentang usia kita nih terutama para pelajar, banyak banget hal-hal yang membuat kita stress, anxiety, insecure, dll. Kita udah benar-benar mulai merasakan seperti apa sih dunia ini. Sudah merasakan tanggung jawab, membentuk kepribadian, memberi kebermanfaatan pada sekitar, dsb.

FYI aja nih ya, ini tuh ternyata masih merupakan tahap awal dari diri kita untuk berperan aktif di dunia ini lho. Tentunya di usia dewasa nanti dimana kita sudah berkeluarga, memiliki pekerjaan, memikul tanggung jawab yang besar, merupakan masa puncak dalam diri kita untuk berperan aktif di dalam dunia ini. Ketika kita sudah berusia lanjut, barulah itu merupakan masa-masa akhir kita didalam dunia ini. Untuk itu, tentu dong di masa muda kita ini sangatlah penting untuk mengembangkan atau membangun suatu prinsip hidup dalam diri kita sendiri sehingga nantinya di usia puncak kita, kita dapat menjalaninya dengan penuh keyakinan dan kelancaran.

Nah, untuk membangun kepribadian yang baik untuk kedepannya, kita terlebih dahulu harus benar-benar menerima,memahami, dan menyayangi diri kita dulu dong! Mengapa begitu brayy? Ya karena bagaimana bisa kita membangun diri kita sedangkan kita masih belum memahami, menyayangi, dan menerima diri kita sendiri dong. Mungkin nih beberapa dari bray and sist ada yang kurang bisa mengontrol diri, entah itu kurang nyaman dengan diri sendiri, nggak bisa menerima diri sendiri kek sinetron AYAH MENGAPA AKU BERBEDA, haha becanda brayy biar mencair suasana kita xixixi. Iya paham kok bray sist rasanya tuh bagaimana, karena aku pun dulu sempat pernah merasakan hal itu lho di masa-masa kelam aku. Tapi dengan semangat hidup yang ku punya yaitu kedua orang tua ku, aku bisa terus menjalani hidup ini kok dengan mencintai diriku ini meski diri ini ala kadarnya aja wkwk. Nah ternyata itu salah satu tips lho buat kita agar selalu menerima dan mencintai diri kita, yaitu dengan mengingat kembali orang-orang yang kita cintai untuk di kemudian hari kita dapat membanggakan mereka. Dengan mengingat orang-orang tersebut, aku yakin ada dorongan dalam hati dari bray and sist ini untuk terus menjalani kehidupan yang sebenarnya tuh gak se-seram yang kita bayangkan. Dunia ini tuh sebenarnya seram atau nggaknya bergantung dari pandangan kita aja sih. Percaya deh, kita kalau punya pandangan yang positif tentang dunia ini, dunia juga akan memberi senyumannya pada kita kok, yang meskipun terkadang juga ada rintangan, tantangan, dan hambatannya pula.

Bray and sist, kita semua tahu kan kalau tiap orang gak ada yang sempurna, semua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bray and sist misal kurang bisa menerima diri karena punya kekurangan ini itu segala macam, pleasee baca inii! YOU HAVE YOUR OWN PASSION ! Gak perlu sama-samain kita dengan orang lain. Orang lain hebat di A, kalian gak hebat di A, it’s okay bro! Emang kenapa! Nggak ada yang salah weylah wkwk! Yaudah berarti kan kelebihan kalian bukan di A tapi mungkin di B atau C atau bahkan Z. Jadi please banget ya, terima aja diri kita gak hebat di satu bidang itu, bukan berarti kita tuh gak punya kehebatan di bidang lain. Ingat yaa kita tuh hebat di bidang kitaa atau bakat kitaa :D !

Sebenarnya sih aku mau cerita banyak ke kalian tapi karena ini merupakan penugasan ospek aku dimana diharuskan minimal lima ratus kata, dan ini udah lebih dari itu, juga aku pun lagi dikejar deadline tugas-tugas lain dari matkul, jadi mungkin aku akhiri blog aku sampai sini yaah. Aku harap setelah kalian membaca ini semua, kalian jadi lebih MENCINTAI diri kalian sendiri yah! Kalau kalian mau ngobrol lebih lanjut tentang menyayangi dan menerima diri kita, bisa banget kok dm ig aku di @abangdex atau comment aja ntar aku kasi nomer wa atau lainnya buat kita ngobrol nantinya hehe. Terimakasih semuanya udah membaca blog ku ini, kita semua HEBAT! Wassalamu’alaikum Wr. Wb.